Wamenkes RI Bersama Wakil Wali Kota Denpasar Resmikan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak
DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, inklusif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Jalan Gunung Agung No. 147, Pemecutan, Denpasar.
Peresmian UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR. Kehadiran Wamenkes RI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan kesehatan yang memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan perempuan, ibu, bayi, dan anak di Kota Denpasar.
Rangkaian peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita yang dilakukan bersama Wakil Wali Kota Denpasar. Setelah prosesi peresmian, rombongan juga melakukan peninjauan secara langsung terhadap sejumlah ruang pelayanan dan fasilitas kesehatan yang terdapat di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan SDM, serta Kelompok Ahli Pemerintah Kota Denpasar. Hadir pula jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, para camat, tokoh masyarakat, perangkat desa, unsur pendidikan, organisasi profesi kesehatan, BUMN, BUMD, serta berbagai mitra terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar menyampaikan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Menurutnya, perempuan dan anak merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam pembangunan kesehatan, sehingga pengembangan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkesinambungan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak diharapkan mampu mengubah paradigma pelayanan kesehatan. Puskesmas tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh pengobatan ketika mengalami sakit, tetapi juga hadir sebagai “Rumah Kesehatan Masyarakat” yang mengutamakan edukasi, pencegahan penyakit, deteksi dini, serta pendampingan kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
Pendekatan pelayanan tersebut dilakukan secara menyeluruh sepanjang siklus kehidupan, mulai dari masa remaja, calon pengantin, kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga masa tumbuh kembang bayi dan anak. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan berbagai potensi masalah kesehatan dapat dikenali lebih awal sehingga intervensi dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Untuk mendukung pelaksanaan program, UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat terus memperkuat berbagai layanan kesehatan, di antaranya pelayanan antenatal, persalinan dan nifas, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, pencegahan stunting, serta pelayanan kesehatan reproduksi. Penguatan layanan juga dilakukan melalui jejaring dan kolaborasi bersama keluarga, kader kesehatan, posyandu, sekolah, serta berbagai unsur masyarakat.
Wakil Wali Kota Denpasar menegaskan bahwa predikat Puskesmas Ramah Ibu dan Anak bukan sekadar pencapaian administratif maupun kegiatan seremonial. Predikat tersebut harus diwujudkan dalam budaya pelayanan sehari-hari dengan mengedepankan keramahan, empati, kepedulian, profesionalisme, serta inovasi dari seluruh jajaran tenaga kesehatan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung perubahan dan peningkatan kualitas pelayanan di tingkat puskesmas.
Melalui peresmian ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat dapat menjadi salah satu penggerak penguatan pelayanan kesehatan yang berpusat pada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan ibu dan anak. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, kader, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mewujudkan ibu sehat, bayi sehat, anak sehat, keluarga sehat, dan masyarakat Kota Denpasar yang sehat serta sejahtera.