Menu

Kementerian Kesehatan Thailand Kunjungi Puskesmas II Denpasar Selatan

  • Selasa, 02 Oktober 2012
  • 1737x Dilihat
Kementerian Kesehatan Thailand Kunjungi Puskesmas II Denpasar Selatan
Pada hari Sabtu, tanggal 29 September 2012 Puskesmas II Denpasar Selatan menerima kunjungan 18 orang perwakilan dari Kementerian Kesehatan Thailand. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari tentang profil, sistem, SDM, jenis dan proses pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas di Bali khususnya di Kota Denpasar. Beberapa hal yang menjadi fokus perhatian adalah mengenai sistem pelayan puskesmas. Puskesmas II Denpasar Selatan memiliki sistem pelayanan dengan sistem antrean digital dan link antar poli/unit layanan melalui program software SIK ( Sistem Informasi Kesehatan ), dengan jumlah tenaga dokter (dokter Umum : 3 orang termasuk Kepala Puskesmas, dokter gigi : 3 orang) yang didukung oleh perawat, bidan, apoteker dan tenaga paramedis lainnya. Puskesmas II Denpasar Selatan mampu memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dengan jumlah kunjungan rata-rata 150 orang / hari. Jam pelayanan mulai jam 07.30 – 12.00 wita (Senin-Kamis), jam 07.30-10.30 wita ( Jumat) dan jam 07.30-11.30 wita ( Sabtu ). Setelah jam pelayanan, petugas di Puskesmas II Denpasar Selatan membuat administrasi, laporan, maupun rekapan terkait pelayanan kesehatan yang telah diberikan. Jam kerja di Puskesmas II Denpasar Selatan adalah jam 07.30-14.00 wita ( Senin-Kamis), jam 07.30-13.00 wita ( Jumat ), dan jam 07.30-13.30 wita ( Sabtu ). Untuk mendukung pelayanan kesehatan tersebut, Puskesmas II Denpasar Selatan memiliki sistem komputerisasi yang di namakan SIK ( Sistem Informasi Kesehatan ). Sistem mengatur tentang alur pelayanan pasien mulai pasien datang mengambil nomor antrean digital , mendaftar ke loket yang kemudian akan dilayani di poli/unit tujuan sampai pasien mendapatkan obat dan pulang atau dirujuk ke Rumah Sakit ( apabila pasien memerlukan perawatan lebih lanjut ). SIK juga merekam data pasien serta informasi mengenai latar belakang penyakit pasien. Setiap pasien mempunyai Kartu Berobat ( seperti ID Card ) yang harus dibawa setiap akan berobat ke Puskesmas II Denpasar Selatan. Kasus penyakit terbanyak yang ditangani di Puskesmas II Denpasar Selatan adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Diare, sedangkan penyakit kronis terbanyak yang ditangani adalah Diabetes Mellitus dan Hipertensi. Puskesmas II Denpasar selatan juga melayani pemeriksaan dan pengobatan Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) melalui Klinik IMS, pelayanan Konseling dan Testing HIV/Aids secara sukarela (KTS) melalui klinik VCT (Voluntary Conseling and Testing). Sementara itu kegiatan promosi kesehatan dilakukan di dalam gedung dan luar gedung. Di dalam gedung meliputi : pemutaran spot di televisi tentang penyakit seperti DBD, Rabies, dll. Di luar gedung melalui penyuluhan di sekolah, banjar maupun di tempat kerja/ perusahaan di wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Selatan. Pengadaan obat-obatan dan peralatan medis bersumber dari APBD Pemerintah Kota Denpasar melalui pengajuan ke Dinas Kesehatan Kota Denpasar disamping droping dari Pemerintah Pusat melalui dinas Kesehatan provinsi Bali. Untuk mendukung administrasi dan kedisiplinan pegawai, Puskesmas II Denpasar Selatan telah menggunakan absensi sidik jari dimana setiap pegawai harus melakukan absensi baik pada waktu datang maupun waktu pulang.