Menu

Penyuluhan Tentang TB dan Pelayanan Kesehatan Gratis di Daerah Kantong TB di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat

  • Senin, 09 Agustus 2010
  • 3723x Dilihat
Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh kuman Basil Tahan Asam (BTA) “Mycobacterium Tuberculosis”. Penyakit ini ditularkan melalui percikan dahak penderita TB pada orang yang berada disekitarnya. Mengingat bahwa Tuberkulosis merupakan penyakit penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernapasan dan dapat terjadi pada semua golongan usia, maka Puskesmas II Denpasar Barat sebagai sebuah unit pelayanan kesehatan yang terletak di jalan Gunung Soputan Gang Puskesmas No. 3, Banjar Abian Timbul, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, melakukan sebuah inovasi dengan melakukan ‘Penyuluhan Tentang TB dan Pelayanan Kesehatan Gratis’ bagi masyarakat di salah satu wilayah kerjanya. ‘Penyuluhan Tentang TB dan Pelayanan Kesehatan Gratis’ ini dilakukan oleh para tenaga kesehatan Puskesmas II Denpasar Barat, yang meliputi ; dr. Made Dwipayani, dr. Komang Suarjati, Desi Arisandi, SKM (pemegang program promkes Puskesmas II Denbar), Made Susiawati (pemegang program P2M TB Puskesmas II Denbar), I Kadek Agus Dwi Antara (bagian Laboratorium Puskesmas II Denbar), Made Astawa (pemegang program PPTI Puskesmas II Denbar), dan Dw. Ayu Dian Krisna Dewi (mahasiswi magang IKM Universitas Udayana). Kegiatan yang bertempat di banjar Pengiasan, Desa Dauh Puri Kauh, dilaksanakan pada hari jumat, 6 Agustus 2010 pada pukul 9 wita hingga pukul 12 wita. Kegiatan ini dihadiri oleh Kelian Banjar Pengiasan, dr. Windi selaku mitra kerja kesehatan Puskesmas II Denpasar Barat (PMO dokter swasta), dan warga banjar Pengiasan yang berjumlah 60 orang. Wilayah ini dipilih sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan karena merupakan daerah kantong penderita TB yang ada di wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Barat. Jenis kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan mengenai penyakit Tuberkulosis, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dan pengambilan sputum dahak bagi masyarakat yang diperkirakan suspek TB. Semua kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas II denpasar Barat pada khususnya, dan seluruh masyarakat Bali pada umumnya.