Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatus (AKN), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA) merupakan beberapa indikator status kesehatan masyarakat. Dewasa ini AKI dan AKB di Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Kelangsungan hidup anak dan anak sebagai korban tindak kekerasan juga menjadi latar belakang. Berdasarkan kesepakatan global (MDGs) pada tahun 2015 diharapkan AKI menurun sebesar tiga-perempatnya dalam kurun waktu 1990-2015 dan AKB dan AKABA menurun sebesar dua-pertiga dalam kurun waktu 1990-2015. Untuk pencapaian MDGs maka diperlukan pelatihan pelaksanaan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan terlatih.
Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Puskesmas Kota Denpasar dan mencapai derajat kesehatan anak yang optimal, Dinas Kesehatan Kota Denpasar mengadakan pelatihan SDIDTK yang diikuti oleh tenaga kesehatan di 11 Puskesmas dan Pustu Kota Denpasar yang terdiri dari dokter koordinator program kesehatan anak, pemegang program kesehatan anak dan bidan Pustu. Pelatihan ini dilaksanakan pada Tgl 14-16 April 2015 bertempat di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kota Denpasar dengan mendatangkan narasumber dari IDAI RSUW, Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan IDI Denpasar.