Menu

Desa Peguyangan Kangin Wakili Kota Denpasar Dalam Lomba PSN Tingkat Provinsi.

  • Selasa, 21 September 2010
  • 1131x Dilihat
Desa Peguyangan Kangin Wakili Kota Denpasar Dalam Lomba PSN Tingkat Provinsi.
Desa Peguyangan Kangin mewakili Kota Denpasar dalam lomba Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Tingkat Provinsi tingkat Provinsi Bali. Penilaian dilakukan, Selasa (21/09), dimana Tim Provinsi yang berjumlah 6 orang tersebut diterima Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes di Banjar Cengkilung Desa Peguyangan Kangin. Kades Peguyangan Kangin AA. Made Sukarata, SH melaporkan, Desa Peguyangan Kangin terdiri dari 11 Banjar. Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemberdayaan masyarakat, Desa Peguyangan Kangin telah menyediakan tenaga Juru Memantau Jentik (Jumatik) dan Koordinator Jumantik sebagai ujung tombak membina masyarakat melakukan PSN serta melakukan pemeriksaan jentik. Kegiatan pencegahan dan penanggulangan DBD, didukung penuh oleh masyarakat lain dan yang terpenting adalah upaya pencegahan dengan kegiatan PSN-DBD serta menjaga kebersihan lingkungan melalui pemberdayaan Pokja DBD Desa Peguyangan Kangin dan dasa wisma. Kasus DBD di Desa Peguyangan Kangin dari tahun ke tahun menunjukan penurunan yang signifikan sejak tahun 2008 sampai Agustus Tahun 2010 yaitu 21 kasus pada Tahun 2008, 28 kasus Tahun 2009 dan sampai dengan Agustus pada Tahun 2010 mencapai 28 kasus. Angka Bebas Jentik (ABJ) di Desa Peguyangan Kangin Tahun 2009 sebesar 98.95 % dari tahun sebelumnya sebesar 96.18 %, hal ini menunjukan bahwa kegiatan PSN-DBD dapat berjalan dengan baik. Ketua tim penilai Wayan Nurja dalam kesempatan tersebut mengatakan tujuan tim berkunjung ke Desa Peguyangan Kangin bukan semata-mata penilaian lomba, tetapi tim ingin melihat hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan sehari-hari seperti bagaimana pelaksanaan PSN dalam usaha untuk menanggulangi penyakit demam berdarah. Ditambahkan, sampai bulan Agustus 2009 menurut laporan yang diterima dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali, Kota Denpasar memberi kontribusi nomor 1 (satu) penyumbang kasus DBD terbanyak. Nurja menambahkan Tim bukan saja melihat kasus saja, tapi juga melihat upaya apa yang telah dilakukan, kegiatan inovatif apa yang akan dilakukan oleh Kelurahan Kerobokan. Kegiatan PSN ini tentunya sebagai penanggulangan DBD, tidak untuk lomba ini saja, melainkan untuk kegiatan yang rutin dilakukan oleh masayarakat karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Kreteria penialian meliputi bidang sekretariat, bidang perencanaan dan evaluasi, pendanaan pokja DBD, bidang pemberdayaan dan bidang teknis. Penilaian terhadap administrasi kasus dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, juga dilakukan langsung di lapangan yaitu di rumah-rumah penduduk dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap beberapa warga.